WhatsApp sedang godok fitur username untuk gantikan nomor HP, bagaimana bocorannya?
  1. Home
  2. ยป
  3. Gadget
15 Januari 2026 14:10

WhatsApp sedang godok fitur username untuk gantikan nomor HP, bagaimana bocorannya?

Kalau jadi, nomor HP tidak perlu dibagikan, terutama saat berinteraksi dengan kontak yang belum dikenal atau akun bisnis. Azizta Laksa Mahardikengrat
foto: WABetaInfo, Shutterstock.com

Brilio.net - Ada perubahan menarik yang sedang digarap WhatsApp. Chatting kini tidak lagi harus dimulai dengan tukar nomor HP. Sistem baru berbasis username sedang digodok dan bocorannya mulai kelihatan arahnya ke mana.

Fitur ini dirancang supaya chatting bisa dimulai cukup dengan mencari username. Nomor HP tidak perlu dibagikan, terutama saat berinteraksi dengan kontak yang belum dikenal atau akun bisnis. Username akan menjadi identitas utama di tampilan chat, khususnya ketika kontak belum tersimpan di buku alamat. Menariknya, semua ini tetap menyatu dengan sistem chat yang sudah ada, tanpa mengubah enkripsi maupun alur pengiriman pesan.

BACA JUGA :
Bocoran update fitur applock langsung dari Android 17, bisa samarkan chat yang masuk


Username WhatsApp dan Kunci Rahasia di Baliknya

Diungkap Brilio.net dari WABetaInfo, Kamis (15/1) yang bikin fitur ini terasa beda adalah kehadiran username key. Bukan sekadar username biasa, tapi ada lapisan tambahan yang mengatur siapa saja yang bisa memulai chat pertama kali.

Di versi beta WhatsApp Android 2.26.2.2 yang tersedia di Google Play Store, terlihat WhatsApp sedang menguji mekanisme baru. Saat seseorang mencoba memulai chat ke akun berbasis username untuk pertama kalinya, akan muncul layar khusus. Di layar ini, pengirim diminta memasukkan username key yang benar sebelum percakapan bisa dimulai.

BACA JUGA :
Mau coba game resmi Play Store berbayar tapi takut boncos? Bocoran fitur yang satu ini bisa jadi jawab

foto: WABetaInfo

Username key ini dipilih oleh pemilik akun dan terhubung langsung dengan username. Fungsinya bukan menggantikan username, melainkan menjadi gerbang tambahan. Kalau kunci tidak dimasukkan atau salah, chat tidak bisa dimulai. Tidak ada pesan. Tidak ada panggilan. Semuanya berhenti di situ.

Sistem ini hanya aktif kalau pemilik akun memang memilih untuk membatasi percakapan. Artinya, username tetap bisa dibagikan secara publik, tapi akses ke chat tetap terkendali. Orang-orang tertentu bisa diberi key secara langsung, sementara akun lain yang menemukan username lewat pencarian tidak bisa asal masuk.

Secara praktis, pendekatan ini memisahkan antara terlihat dan bisa dihubungi. Cocok untuk penggunaan di grup publik atau profil online. Spam dan pesan tidak diinginkan bisa ditekan tanpa mengorbankan visibilitas akun. Setelah username key diterima, seluruh pesan tetap dilindungi enkripsi end-to-end seperti chat WhatsApp pada umumnya. Tidak ada informasi tambahan soal key yang dibagikan setelah tahap verifikasi awal.

Kapan Fitur Ini Akan Muncul?

Saat ini, fitur username dan username key masih dalam tahap pengembangan. WhatsApp terus menyempurnakan alur tampilannya supaya lebih mudah dipahami, terutama bagi pengirim yang baru pertama kali menemui sistem ini. Penjelasan di layar chat akan dibuat lebih jelas agar langsung terasa bahwa pembatasan ini adalah pilihan privasi dari pemilik akun.
WhatsApp juga sedang menguji bagaimana fitur ini berjalan berdampingan dengan pengaturan chat yang sudah ada. Targetnya satu, pengalaman tetap terasa mulus dan intuitif. Rencana perilisannya disebutkan untuk update mendatang, dengan jadwal resmi yang mengarah ke akhir tahun ini.

Kalau nantinya dirilis, cara memulai chat di WhatsApp akan terasa berbeda. Username menjadi pintu masuk, nomor HP tetap aman, dan kendali sepenuhnya ada di tangan pemilik akun. Sebuah langkah kecil yang bisa mengubah cara berkenalan di ruang chat.

SHARE NOW
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags