5 Contoh teks email negosiasi gaji agar cepat disetujui HRD
  1. Home
  2. ยป
  3. Ragam
26 Februari 2026 16:10

5 Contoh teks email negosiasi gaji agar cepat disetujui HRD

Negosiasi gaji adalah bagian yang sangat wajar dalam dunia profesional. Agustin Wahyuningsih
Contoh email negosiasi gaji/foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Mendapatkan tawaran pekerjaan baru atau surat keputusan promosi memang memicu rasa bahagia yang luar biasa. Namun, momen tersebut sering kali diikuti oleh rasa dilema saat melihat angka kompensasi yang tertera di layar ponsel atau laptop. Ada perasaan sungkan untuk meminta lebih, takut dianggap tidak bersyukur, atau bahkan khawatir tawaran tersebut akan ditarik kembali jika mencoba menawar.

Padahal, negosiasi gaji adalah bagian yang sangat wajar dalam dunia profesional. Perusahaan biasanya sudah menyiapkan rentang anggaran tertentu, dan mereka justru menghargai kandidat yang memahami nilai dirinya sendiri. Kuncinya bukan pada "apa" yang diminta, melainkan pada "bagaimana" menyampaikannya. Menggunakan email sebagai media negosiasi memberikan keuntungan lebih karena kamu memiliki waktu untuk menyusun kalimat yang taktis, berwibawa, dan berbasis data tanpa harus merasa gugup secara langsung.

BACA JUGA :
5 Contoh surat resign setelah Lebaran yang sopan dan tetap profesional


Langkah Persiapan Sebelum Menekan Tombol Kirim

Sebelum menyalin contoh teks di bawah, ada beberapa langkah krusial yang perlu dilakukan agar argumen kamu memiliki pondasi yang kuat:

1. Riset Standar Pasar: Cari tahu berapa kisaran gaji untuk posisi serupa dengan tingkat pengalaman yang setara. Gunakan platform penyedia informasi gaji atau tanya kepada rekan sejawat secara anonim.
2. Hitung Nilai Tambah: Jangan hanya meminta lebih karena kebutuhan hidup meningkat. Fokus pada kontribusi apa yang bisa diberikan. Apakah kamu punya sertifikasi khusus? Atau rekam jejak keberhasilan di perusahaan sebelumnya?
3. Tentukan Angka Target dan Batas Bawah: Kamu harus punya angka ideal (target) dan angka paling rendah yang masih bisa diterima (bottom line).
4. Cek Total Kompensasi: Kadang gaji pokok tidak bisa naik, tapi tunjangan kesehatan, jatah cuti, atau bonus tahunan bisa dinegosiasikan.

5 Contoh Teks Email Negosiasi Gaji

Berikut adalah berbagai skenario yang bisa disesuaikan dengan situasi yang sedang kamu hadapi:

BACA JUGA :
3 Contoh teks sambutan santai & to the point buat syukuran, arisan, dan bukber

1. Skenario Tawaran Gaji di Bawah Ekspektasi

Gunakan teks ini jika angka yang ditawarkan jauh di bawah rata-rata pasar atau ekspektasi yang sempat dibicarakan saat interview.

Subjek: Menindaklanjuti Penawaran Kerja - [Nama Kamu] - [Posisi]

"Halo [Nama Rekruiter/Hiring Manager],

Terima kasih banyak atas tawaran posisi [Nama Jabatan] di [Nama Perusahaan]. Menjadi bagian dari tim ini adalah hal yang sangat dinantikan.

Setelah meninjau detail kompensasi yang diberikan, ada keinginan untuk mendiskusikan angka gaji pokok yang tertera. Berdasarkan riset pasar untuk posisi serupa dan pengalaman selama [Jumlah] tahun di bidang [Sebutkan Keahlian Spesifik], ada harapan agar angka tersebut bisa berada di kisaran [Sebutkan Angka Harapan].

Semoga ada ruang untuk mendiskusikan hal ini lebih lanjut. Sangat antusias untuk segera berkontribusi bagi kesuksesan [Nama Perusahaan]."

2. Skenario Negosiasi Berdasarkan Pengalaman Spesifik

Gunakan teks ini jika kamu memiliki keahlian langka yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

Subjek: Diskusi Detail Penawaran Kerja - [Nama Kamu]

"Halo [Nama Rekruiter],

Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk bergabung sebagai [Nama Jabatan]. Senang sekali bisa menerima kabar baik ini.

Terkait detail gaji yang ditawarkan, ada usulan untuk menyesuaikan angka tersebut menjadi [Sebutkan Angka]. Usulan ini diajukan karena pertimbangan keahlian khusus dalam [Sebutkan Skill Khusus] yang secara langsung akan mempercepat pencapaian target tim [Nama Departemen].

Besar harapan agar usulan ini dapat dipertimbangkan. Terima kasih atas waktunya."

3. Skenario Tawaran dari Perusahaan Lain sebagai Pembanding

Jika kamu sedang memegang dua tawaran sekaligus, gunakan ini sebagai "leverage" atau daya tawar.

Subjek: Peninjauan Kembali Tawaran Kerja - [Nama Kamu]

"Halo [Nama Rekruiter],

Terima kasih atas tawaran menarik untuk bergabung di [Nama Perusahaan].

Saat ini, ada tawaran lain yang juga diterima dengan kompensasi yang sedikit lebih tinggi. Namun, [Nama Perusahaan] tetap menjadi pilihan utama karena budaya kerja dan visi yang sangat sesuai. Apakah memungkinkan jika gaji pokok disesuaikan menjadi [Sebutkan Angka] agar lebih kompetitif dengan penawaran lainnya?

Sangat berharap bisa mencapai kesepakatan yang baik bagi kedua belah pihak."

4. Skenario Menegosiasikan Tunjangan (Jika Gaji Pokok Mentok)

Jika perusahaan menyatakan gaji sudah maksimal sesuai anggaran, jangan menyerah. Geser fokus ke tunjangan atau fasilitas.

Subjek: Diskusi Kompensasi Tambahan - [Nama Kamu]

"Halo [Nama Rekruiter],

Terima kasih atas penjelasannya mengenai batasan anggaran untuk posisi ini. Sangat memahami kondisi tersebut.

Mengingat gaji pokok sudah berada di angka maksimal, apakah ada ruang untuk mendiskusikan kompensasi dalam bentuk lain? Misalnya, peningkatan jatah cuti tahunan, tunjangan transportasi, atau dukungan untuk sertifikasi profesional di masa depan.

Opsi ini tentu akan semakin memotivasi untuk memberikan hasil terbaik bagi perusahaan."

5. Skenario Negosiasi Gaji Saat Review Tahunan (Promosi)

Gunakan ini jika sudah bekerja di sana dan ingin meminta kenaikan gaji karena beban kerja bertambah.

Subjek: Diskusi Penyesuaian Kompensasi - [Nama Kamu]

"Halo [Nama Atasan],

Terima kasih atas bimbingannya selama setahun terakhir di [Nama Departemen]. Senang sekali melihat pencapaian kita baru-baru ini.

Seiring dengan bertambahnya tanggung jawab dalam mengelola [Sebutkan Proyek/Tanggung Jawab Baru], ada keinginan untuk mendiskusikan penyesuaian gaji. Mengingat kontribusi yang telah diberikan terhadap [Sebutkan Pencapaian], usulan kenaikan sebesar [Sebutkan Persentase/Angka] dirasa cukup relevan dengan nilai pasar saat ini.

Kapan waktu yang tepat bagi kita untuk mengobrol singkat mengenai hal ini?"

FAQ tentang Negosiasi Gaji

1. Kapan waktu terbaik untuk mengirim email negosiasi?

Waktu paling tepat adalah segera setelah menerima surat penawaran (offer letter), namun pastikan tidak lebih dari 24-48 jam setelahnya agar antusiasme tetap terasa segar namun tetap terlihat profesional.

2. Apakah negosiasi gaji lewat email bisa membuat tawaran dibatalkan?

Sangat jarang terjadi selama bahasa yang digunakan sopan dan argumentatif. Perusahaan profesional justru mengharapkan adanya proses negosiasi sebelum tanda tangan kontrak.

3. Berapa persen kenaikan yang wajar untuk diminta?

Biasanya berkisar antara 10% hingga 20% dari tawaran awal, tergantung pada seberapa kuat kaitan antara pengalaman kamu dengan kebutuhan perusahaan.

4. Apa yang harus dilakukan jika negosiasi ditolak?

Jangan langsung kecewa. Tanyakan apakah ada peluang peninjauan kembali gaji dalam 6 bulan ke depan berdasarkan performa kerja, atau negosiasikan tunjangan non-tunai.

5. Haruskah menyebutkan nominal gaji di perusahaan sebelumnya?

Tidak wajib. Fokuslah pada nilai pasar posisi yang baru dan kemampuan yang kamu miliki sekarang, bukan pada apa yang dibayarkan oleh kantor lama.

SHARE NOW
RELATED
MOST POPULAR
Today Tags