Brilio.net - Selebritas Larissa Chou secara resmi mengumumkan berakhirnya hubungan rumah tangga dirinya dengan Ikram Rosadi. Kabar tersebut disampaikan secara langsung oleh Larissa melalui sebuah unggahan di media sosial Instagram dan Threads pada Selasa (8/7/2026). Informasi ini sekaligus menandai dimulainya babak baru dalam perjalanan hidup Larissa sebagai seorang ibu tunggal yang mengasuh dua anak.

Keputusan Lewat Perenungan Panjang

Dalam pernyataan tertulisnya, Larissa menegaskan bahwa langkah untuk berpisah ini bukanlah sebuah keputusan yang diambil secara mendadak atau tanpa pertimbangan matang. Dirinya menjelaskan telah melewati sebuah proses yang sangat panjang, penuh dengan untaian doa, serta perenungan yang mendalam sebelum akhirnya memantapkan hati untuk menyudahi pernikahan tersebut.

Melalui akun Threads pribadinya, Larissa membagikan isi hatinya:

"I want to share something deeply personal.. After much thought, many prayers, and a long journey of reflection, I have decided to end my marriage I begin a new chapter of my life as a single mother of two not because I gave up, but because I believe I deserve a love that feels safe, genuine, and respectful , and feel safe in the place i called home"

(Saya ingin membagikan sesuatu yang sangat pribadi.. Setelah banyak berpikir, banyak berdoa, dan perjalanan panjang perenungan, saya memutuskan untuk mengakhiri pernikahan saya. Saya memulai babak baru dalam hidup saya sebagai ibu tunggal dari dua anak, bukan karena saya menyerah, tetapi karena saya percaya saya berhak mendapatkan cinta yang terasa aman, tulus, dan penuh hormat, serta merasa aman di tempat yang saya sebut rumah)

Realitas Kemandirian dalam Kehidupan Rumah Tangga

Larissa juga mengungkapkan sebuah fakta mengenai realitas kehidupan yang dijalani selama ini. Menurut penuturannya, kondisi yang dirasakan saat ini sebenarnya tidak memiliki banyak perbedaan jika dibandingkan dengan situasi ketika dirinya masih menyandang status sebagai seorang istri.

 

"The truth is, not much has changed, Even when I was married, I had already learned to carry life on my own , i supported myself, took care of my home , provided for self & my children and faced most of life’s challenges alone.."(Kenyataannya, tidak banyak yang berubah. Bahkan ketika saya menikah, saya sudah belajar menjalani hidup sendiri, saya menghidupi diri saya sendiri, mengurus rumah saya, menafkahi diri saya sendiri & anak-anak saya, dan menghadapi sebagian besar tantangan hidup sendirian..)," tulisnya dikutip brilio.net dari Threads @larissachou, Jumat (10/7/2026).

Memilih Kedamaian Tanpa Menyalahkan Pihak Lain

Meskipun harus menghadapi kenyataan berupa perpisahan, Larissa memilih untuk melihat situasi ini dari sudut pandang yang positif dan penuh dengan keberanian. Dirinya enggan memandang situasi ini sebagai sebuah bentuk kehilangan segalanya, melainkan sebagai momentum untuk memilih ketenangan jiwa.

"So today, I don’t see myself as someone who has lost everything I see myself as a woman who finally chose peace over pretending, courage over fear, and hope over uncertainty..(Jadi hari ini, saya tidak melihat diri saya sebagai seseorang yang telah kehilangan segalanya. Saya melihat diri saya sebagai seorang wanita yang akhirnya memilih kedamaian daripada kepura-puraan, keberanian daripada ketakutan, dan harapan daripada ketidakpastian..),” lanjutnya bercerita.

Lebih lanjut, Larissa menekankan bahwa tidak ada satu pihak pun yang harus dijadikan sasaran kesalahan atas kegagalan rumah tangga ini, termasuk sang mantan suami yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

Larissa menuliskan kutipan asli berikutnya, "Tidak ada yang perlu disalahkan, terutama seseorang yang pernah menjadi bagian dari hidupku. Mungkin memang kami tidak ditakdirkan untuk menjadi pasangan selamanya. Tidak semua kisah cinta harus bertahan hingga akhir, dan itu tidak apa-apa.”

Ungkapan keikhlasan tersebut juga dituangkan kembali oleh Larissa dalam kalimat penutupnya yang mengisyaratkan harapan baik untuk masa depan diri serta anak-anaknya.

“… maybe we simply weren’t meant to be each other’s forever. Not every love is meant to last, and that’s okay 🥰 I hope this new beginning shapes me into a stronger woman, a wiser mother, and a better person than I was yesterday. (Mungkin kita memang tidak ditakdirkan untuk bersama selamanya. Tidak setiap cinta ditakdirkan untuk bertahan lama, dan itu tidak apa-apa 🥰 Saya berharap awal yang baru ini membentuk saya menjadi wanita yang lebih kuat, ibu yang lebih bijaksana, dan pribadi yang lebih baik dari kemarin.),” imbuh Larissa.

Apresiasi untuk Dukungan Tanpa Syarat

Alasan Larissa Chou cerai © 2026

Alasan Larissa Chou cerai
© 2026 Threads/@larissachou

Pada bagian akhir dari pernyataan terbukanya, Larissa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat serta kerabat yang senantiasa memberikan dukungan moral, doa, dan kasih sayang selama ini. Respons positif dari publik diakui menjadi kekuatan tambahan dalam menghadapi masa-masa sulit.

"And to everyone who has supported me with kindness, prayers, and unconditional love thank you 😊🩷 Your encouragement has reminded me that even during life’s hardest seasons, we never truly walk alone. Thank you guys!! (Dan untuk semua orang yang telah mendukung saya dengan kebaikan, doa, dan cinta tanpa syarat, terima kasih 😊🩷 Semangat dari kalian telah mengingatkan saya bahwa bahkan di musim tersulit dalam hidup, kita tidak pernah benar-benar berjalan sendirian. Terima kasih teman-teman!!),” tutup Larissa.