Brilio.net - Suasana duka masih menyelimuti Venna Melinda setelah kepergian ayah tercintanya, Jimmy Rekartono, pada Selasa (6/1). Di balik kepergian sang ayah, ibunda Verrell Bramasta ini menyimpan penyesalan mendalam karena ada satu keinginan almarhum yang belum sempat ia wujudkan.

Venna menceritakan bahwa sang ayah sempat menyampaikan sebuah keinginan sederhana, namun saat itu ia belum bisa memenuhinya karena jadwal yang bentrok dengan agenda penting putri bungsunya, Vania.

Dilema Antara Orang Tua dan Anak

ayah Venna Melinda meninggal berbagai sumber

foto: Instagram/@vennamelindareal

Keinginan mendiang Jimmy sebenarnya tidak muluk-muluk. Ia hanya ingin menikmati waktu bersama anak dan cucu dengan melakukan perjalanan singkat ke luar kota menggunakan moda transportasi modern.

"Papa sempat minta sekeluarga semua jalan bareng belum lama ini ke Bandung, Jawa Barat. Cuma aku enggak bisa," ungkap Venna Melinda saat ditemui di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Rabu (7/1), dikutip brilio.net dari Liputan6, Kamis (8/1).

Kesibukan mendampingi Vania dalam sebuah perlombaan menjadi alasan utama rencana tersebut tertunda.

"Aku enggak bisa meninggalkan Vania, karena persiapan dia itu sudah sangat matang dan perlombaan. Tidak bisa ditinggal," tambahnya.

Padahal, sang ayah sudah sangat membayangkan keseruan perjalanan tersebut.

"Padahal dia pingin banget ngerasain naik kereta cepat, dia pengin duduk di kursi yang ada pijatnya, ada karaokenya. Kita sudah plan begitu," tutur bintang sinetron Bella Vista ini dengan nada sedih.

Kalimat Terakhir yang Terngiang

ayah Venna Melinda meninggal berbagai sumber

foto: Liputan6/M Altaf Jauhar

Venna mengaku sempat ada diskusi panjang di grup keluarga mengenai rencana liburan tersebut. Bahkan, mereka sampai melakukan pemungutan suara atau voting untuk menentukan jadi atau tidaknya berangkat ke Bandung.

"Karena waktunya sempit akhirnya rencana pergi keluarga tidak jadi. Kita sampai voting, aku bilang 'Aku enggak bisa Pa, karena Venna mesti nemenin Vania lomba nyanyi.' Terus Papa ngomong di grup, 'Kan sama Papa enggak tahu sampai umur berapa', gitu," kenang Venna.

Kalimat tersebut kini menjadi beban pikiran bagi Venna. Ia merasa sangat kehilangan waktu berharga bersama sang ayah.

"Aku bilang enggak bisa waktu itu. Ya itu aku mau banget karena merasa kurang waktunya sama Papa, tapi aku enggak bisa tinggalkan Vania," tuturnya.

Kehilangan Sosok Pelindung Terdepan

Bagi Venna, sang ayah bukan sekadar orang tua biasa. Jimmy Rekartono adalah sosok yang paling pasang badan saat Venna menghadapi berbagai cobaan hidup, mulai dari urusan perceraian hingga kasus KDRT yang sempat viral.

"Itu yang aku sesali sampai sekarang. Aku belum bisa membahagiakan Papa," ujarnya lirih.

Kini, setelah sang ayah tiada, Venna merasa kehilangan sandaran utamanya.

"Papa orang nomor satu yang belain aku saat cerai dan KDRT. Dia yang selalu hubungi aku. Aku ngerasa kehilangan banget. Sekarang aku cuma tinggal punya Mama. Berasa banget ternyata kehilangan orang tua," tutup Venna Melinda.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Muncul)

1. Kapan ayah Venna Melinda meninggal dunia?

Jimmy Rekartono, ayah dari Venna Melinda, meninggal dunia pada hari Selasa, 6 Januari 2026.

2. Apa keinginan terakhir mendiang Jimmy Rekartono yang belum terwujud?

Almarhum ingin sekali pergi berlibur bersama keluarga besarnya ke Bandung dengan menaiki kereta cepat dan menikmati fasilitas kursi pijat serta karaoke di dalamnya.

3. Di mana ayah Venna Melinda dimakamkan?

Jenazah almarhum Jimmy Rekartono dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan pada Rabu, 7 Januari 2026.

4. Siapa sosok yang dianggap Venna sebagai pelindung saat ia menghadapi kasus KDRT?

Venna menyebut ayahnya sebagai orang nomor satu yang selalu membela dan menghubunginya saat ia terpuruk menghadapi masalah perceraian dan KDRT.

5. Mengapa Venna Melinda membatalkan rencana liburan ke Bandung saat itu?

Rencana tersebut dibatalkan karena Venna harus mendampingi anak bungsunya, Vania, yang sedang mengikuti lomba menyanyi dengan persiapan yang sudah sangat matang.