Brilio.net - Hatna Danarda atau yang dikenal sebagai Arda, mantan vokalis Naff sekaligus suami Tantri Kotak, memberikan pernyataan resmi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menimpa keluarganya. Kasus ini menyedot perhatian publik setelah Tantri disebut mengalami kerugian materiil hingga Rp10 miliar.

Arda mengungkapkan bahwa keputusannya untuk tidak langsung merespons sejak kasus ini ramai diperbincangkan bukan tanpa alasan. Waktu diperlukan untuk memahami duduk perkara secara menyeluruh sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

"Kami juga perlu waktu untuk mencerna serta memahami kasus ini secara perlahan, sehingga baru bisa merespons sekarang," ujar Arda pada Rabu, 24 Juni 2026, dilansir brilio.net dari KapanLagi (26/6/2026).

Apresiasi kepada Media, Harap Jadi Peringatan Publik

Dalam pernyataannya, Arda turut menyampaikan penghargaan kepada awak media yang aktif mengawal perkembangan kasus ini. Penyebaran informasi, menurutnya, penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat luas agar tidak semakin banyak pihak yang menjadi korban modus serupa.

"Terima kasih ya mas atas bantuan dan perhatian teman-teman media dalam menyebarkan informasi terkait kasus ini. Harapan kami, informasi ini dapat membantu meningkatkan kewaspadaan masyarakat agar nggak semakin banyak korban yang mengalami hal serupa, sekaligus menjadi pelajaran bagi banyak orang," ungkapnya.

Bukti Masih Dikumpulkan, Proses Hukum Diserahkan ke Polisi

Arda menegaskan bahwa saat ini dirinya bersama tim hukum masih dalam tahap pendalaman kasus dan pengumpulan bukti untuk memperkuat laporan yang telah diajukan. Keprihatinan juga disampaikan terhadap korban-korban lain di luar keluarganya, mengingat terduga pelaku diduga menyasar sejumlah pihak dengan modus yang sama.

"Saat ini kami bersama tim masih terus mendalami dan mengumpulkan informasi terkait kasus tersebut. Yang pasti, kami juga turut berempati kepada korban-korban lainnya yang terdampak," ucap Arda.

Keluarga memilih menyerahkan seluruh proses penanganan kepada jalur hukum yang berlaku dan berharap kasus ini dapat dituntaskan dengan semestinya.

"Untuk sementara waktu, kami memilih fokus pada proses yang sedang berjalan dan berharap semuanya dapat ditangani dengan baik sesuai jalurnya. Terima kasih atas pengertiannya ya mas, semoga mas Ahsan, keluarga, dan kita semua dalam lindungan-Nya. Mohon doanya," pungkas Arda.

Kronologi: Berawal dari Pertemanan, Berakhir di Penipuan

Sehari sebelum pernyataan Arda, tepatnya pada Rabu, 24 Juni 2026, Tantri Kotak lebih dulu membuka suara melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Unggahan itu diawali dengan foto seorang perempuan berkacamata, disertai kalimat pembuka, "Hai Mih, kamu dimana?"

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar © 2026

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar
© 2026 /Instagram/@tantrisyalindri

Tantri menceritakan bahwa perkenalan dengan perempuan yang kini dicarinya itu bermula pada 2021, ketika anak-anak keduanya bersekolah di tempat yang sama. Seiring waktu, hubungan keduanya berkembang menjadi pertemanan yang saling percaya dan saling mendukung.

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar © 2026

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar
© 2026 /Instagram/@tantrisyalindri

Pada 2025, Tantri mengaku ditawari kerja sama berupa modal pembelian produk. Meski awalnya bersikap hati-hati karena menyadari urusan bisnis dan uang perlu penanganan cermat, kepercayaan yang sudah terbangun selama bertahun-tahun akhirnya membuatnya menyetujui tawaran tersebut.

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar © 2026

 

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar © 2026

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar
© 2026 /Instagram/@tantrisyalindri


Kerja sama berjalan tanpa hambatan selama kurang lebih satu tahun. Namun pada 19 Juni 2026, setelah transaksi terakhir dilakukan, nomor kontak dan seluruh akun media sosial perempuan tersebut tiba-tiba tidak bisa dihubungi.

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar © 2026

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar
© 2026 /Instagram/@tantrisyalindri

Puluhan Orang Turut Menjadi Korban

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar © 2026

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar
© 2026 /Instagram/@tantrisyalindri

Tantri mengungkapkan bahwa sejak perempuan itu menghilang, puluhan orang turut mencari keberadaannya. Sejumlah pihak bahkan mendatangi kediaman yang bersangkutan, namun hasilnya nihil.

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar © 2026

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar
© 2026 /Instagram/@tantrisyalindri

 

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar © 2026

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar
© 2026 /Instagram/@tantrisyalindri

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar © 2026

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar
© 2026 /Instagram/@tantrisyalindri



Tantri mengaku tidak menyangka jumlah korban ternyata sebanyak itu. Kejadian ini, menurutnya, seharusnya menjadi pelajaran penting bagi siapa pun.

"Dan semoga kejadian ini menjadi pengingat untuk kita semua agar lebih berhati-hati, lebih bijak dalam mengambil keputusan, serta gak mudah tergiur oleh sesuatu yang terdengar terlalu indah untuk menjadi kenyataan," tulis Tantri dikutip dari akun Instagram @tantrisyalindri, Jumat, 26 Juni 2026.

Tantri Kotak ditipu Rp10 miliar © 2026