Brilio.net - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berjoget di dalam dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendadak viral di media sosial belum lama ini. Pria tersebut belakangan diketahui bernama Hendrik Irawan, pengelola SPPG Pangauban, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Narasi yang beredar menyebut Hendrik berjoget kemudian diunggahnya ke media sosial disertai dengan caption menerima insentif sebesar Rp6 juta per hari dari pemerintah. Unggahan itu langsung memantik kritik luas dari warganet yang menilai gestur tersebut tidak mencerminkan empati di tengah program sosial milik negara.
BGN Turun Tangan: Teguran Keras dan Inspeksi Lapangan
Merespons viralnya video yang diunggah pada 20 Maret 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) tidak tinggal diam. Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengonfirmasi bahwa Hendrik telah dipanggil dan ditegur secara langsung. Direktur Pengawasan BGN, Brigjen Doni Dewantoro, turut terlibat dalam penanganan kasus ini.
Dari hasil inspeksi lapangan, ditemukan sejumlah pelanggaran teknis pada SPPG milik Hendrik. Disebutkan bahwa ada kesalahan layout dapur menurut Nanik.
Selain persoalan tata letak, sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada dapur tersebut juga dinilai tidak memenuhi standar yang ditetapkan.
Nanik juga menyoroti tindakan Hendrik yang membuat konten di dalam dapur tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
Ternyata Miliki 7 Titik SPPG, Baru Satu yang Beroperasi
Fakta lain terungkap dari pemeriksaan BGN adalah Hendrik tercatat sebagai pemilik tujuh titik SPPG, meskipun baru satu yang telah berjalan.
BGN menegaskan bahwa keenam SPPG lain milik Hendrik yang belum beroperasi akan diawasi ketat selama proses pendirian hingga pelaksanaan. Nanik juga mengingatkan bahwa kepemilikan SPPG bukan merupakan ajang bisnis semata.
Keputusan Final: SPPG Pangauban Resmi Dibekukan
Setelah serangkaian proses pemeriksaan, BGN akhirnya menjatuhkan sanksi pembekuan sementara terhadap SPPG Pangauban. Kabar itu disampaikan sendiri oleh Hendrik melalui rekaman video yang ia unggah di TikTok @mitrapangaubanbatujajar, akun yang sama ia mengunggah video-video berjoget.
"Pagi ini saya diberhentikan oleh Ibu Nani selaku Badan Gizi Nasional," ujar Hendrik dalam video tersebut, dikutip brilio.net, Rabu (25/3/2026).
Hendrik mengaku terkejut dengan eskalasi persoalan ini.
"Emang sih ini kesalahan saya gitu ya. Saya tidak mematuhi protokol, saya ngedance itu di ruangan tempat saya yang bener-bener saya tidak menyangka akan seviral ini gitu ya," akunya.
Hendrik Klarifikasi dan Minta Maaf
Dalam rekaman tersebut, Hendrik menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada warganet, Presiden Prabowo Subianto, serta BGN.
"Saya memohon maaf kepada netizen yang terus menghujat saya walau saya sudah klarifikasi," kata Hendrik.
Hendrik juga menegaskan tidak ada niat melecehkan program pemerintah maupun masyarakat Indonesia.
"Sumpah demi Allah Rasulullah, saya tidak ada niat untuk melecehkan program Bapak Subianto, tidak ada sedikit pun saya untuk melecehkan rakyat Indonesia," ujarnya.
Ia pun menyampaikan kekhawatiran atas nasib sekitar 150 relawan yang terdampak penutupan SPPG-nya, termasuk rencana produksi yang sudah disiapkan menjelang tanggal 31.
"Ada sekitar 150 relawan yang tidak akan bekerja, yang tidak akan sekarang produksi untuk tanggal 31 gitu ya," kata Hendrik.
Hendrik berharap penutupan ini bersifat sementara, hingga sanksi dari BGN resmi dicabut.
"House Tour" Dapur SPPG Pangauban: Apa Saja yang Diperlihatkan?
Sebelum video keputusan pembekuan dijatuhkan ia unggah, Hendrik membagikan video tur keliling fasilitas SPPG Pangauban pada Selasa (24/3/2026). Berikut ruangan-ruangan yang diperlihatkan secara berurutan:
1. Area loading barang. Ruang penerimaan bahan baku yang menjadi titik masuk pertama di dapur.
“Nah ini dapur... ini... ini dapur apa... loading datang barang ya,” katanya memulai penjelasan.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
2. Ruang pemotongan. Dikhususkan untuk proses pemotongan bahan makanan sebelum diolah.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
TikTok/@mitrapangaubanbatujajar/TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
3. Ruang box untuk cuci bahan makanan. Area pencucian yang difungsikan untuk membersihkan daging dan bahan lainnya secara terpisah.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
4. Dapur utama (Kitchen). Inti produksi makanan. Hendrik mengklaim seluruh peralatan dapur dibuat sendiri, bukan hasil pembelian jadi.
“…Jadi ieu mah kitchen-kitchen anu euweuh nu boga nu lain deui karena aku bikin sendiri semua. Ini enggak beli, semua bikin gitu ya,” jelasnya dalam bahasa Indonesia dicampur Sunda.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
5. Ruang kantor dan akuntan. Ruang kerja staf keuangan yang dijadwalkan mulai aktif pada tanggal 31.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
6. Ruang rapat. Digunakan untuk pertemuan internal maupun penyambutan tamu. Dipajang pula foto presiden dan wakil presiden.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
7. Ruang pendingin. Fasilitas cold storage untuk menjaga kualitas bahan makanan.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
8. Area persiapan pengemasan menu masakan.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
9. Kamar ahli gizi. Fasilitas hunian yang disediakan bagi staf ahli gizi yang bertugas, dilengkapi bed cover sesuai permintaan penghuni.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
10. Ruang rapat internal gedung kedua. Fasilitas rapat di bangunan kedua yang diklaim lebih luas, berada di lantai 2 terpisah dari dapur.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
11. Ruang Kepala SPPG. Ruang kerja pimpinan SPPG yang digunakan untuk membimbing seluruh staf operasional. Diisi meja panjang dan kursi-kursi untuk rapat juga. Areanya jadi satu dengan ruang rapat di gedung kedua.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
12. Penampakan area gedung keseluruhan milik Hendrik. Begitu luas.
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
13. Aktivitas dapur yang sempat aktif. Para pekerja dapur MBG sedang mempersiapkan menu-menu
SPPG Pangauban dibekukan
foto: TikTok/@mitrapangaubanbatujajar
Recommended By Editor
- Program Makan Bergizi Gratis libur Lebaran, anggaran negara hemat Rp 5 Triliun
- Viral lele mentah MBG Pamekasan, ini resep lele marinasi dan tahu tempe ungkep
- Luruskan isu zakat untuk program Makan Bergizi Gratis, BAZNAS: Hanya untuk 8 asnaf
- BGN klarifikasi anggaran MBG: Alokasi bahan makanan bukan Rp15.000 per porsi
- Momen Kepala BGN cicipi menu makan bergizi gratis, sebut kualitasnya profesional













































