Kehilangan penyanyi berbakat Vidi Aldiano menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga, khususnya sang ibu, Besbarini. Meski raga telah tiada, berbagai kejadian emosional menyertai perjalanan keluarga dalam mengikhlaskan kepergian almarhum. Berikut adalah rangkuman momen menyentuh hati dari pihak keluarga saat ditemui di TPU Tanah Kusir baru-baru ini, dikutip brilio.net dari Liputan6, Kamis (26/3/2026).

1. Pertemuan Lewat Mimpi yang Menenangkan Hati

Kerinduan Besbarini akhirnya terobati melalui sebuah mimpi. Dalam tidurnya, ia melihat putranya kembali ke atas panggung, tempat di mana ia biasanya selalu setia mendampingi sang anak. Momen tersebut menjadi sangat emosional karena terjadi interaksi fisik yang terasa nyata bagi sang bunda.

"Saya pernah, akhirnya sekali. Ingin sekali dimimpikan, yang waktu itu dalam mimpi si Vidi datang ke panggung, terus saya memang selalu dampingi, menonton bersama Bapak dari belakang panggung. Terus dia datang, terus peluk saya. Sudah, gitu saja," kata Besbarini di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (24/3/2026).

"Tapi lega, rasanya lega. Saya sampaikan rasa kangennya almarhum," ia menambahkan.

Besbarini melanjutkan bahwa dalam mimpi indah tersebut, tidak ada sepatah kata pun yang diucapkan putranya. Kehadiran Vidi Aldiano hanya dirasakan melalui sebuah pelukan hangat, yang selama ini menjadi ciri khas interaksi ibu dan anak itu.

"Enggak, cuma benar-benar peluk. Masyaallah. Itu memang Vidi kalau habis nyanyi ya seperti itu. Jadi yang dia lakukan peluk, dan karena dia memang tahu saya tuh memang hanya butuh peluk dari anak-anak semuanya. Pelukmu sementara, tapi di hatiku selamanya," Besbarini menyambung.

Harry Kiss, ayah Vidi, meyakini bahwa kehadiran almarhum dalam mimpi tanpa kata-kata merupakan pertanda kehadiran yang asli.

"Katanya, kalau kita didatangi Vidi tapi Vidinya enggak ngomong, itu benar. Tapi kalau dia ngomong begini, begini, begitu, itu jin biasanya. Benar enggak sih? Jadi dia enggak ngomong. Kalau kita didatangi, dipeluk atau apa, itu biasanya dianggap benaran Vidi," timpal Harry Kiss.

2. Makam yang Selalu Dipenuhi Bunga

Kecintaan masyarakat terhadap Vidi Aldiano terlihat dari banyaknya peziarah yang datang. Makam almarhum hampir tidak pernah sepi dari taburan bunga segar. Namun, fenomena ini sempat menimbulkan kendala teknis pada pemeliharaan rumput di area makam.

"Kalau bunga, ternyata kalau kita tabur bunga di atas makam Vidi yang masih baru ini yang lagi ditanami rumput, itu rumputnya enggak tumbuh. Jadi tiap sore itu petugas makam bersihin bunganya. Itu bisa dua karung. Saking banyaknya yang kasih bunga," ungkap Harry Kiss.

Pihak keluarga pun memberikan saran bagi mereka yang ingin mengirimkan bunga agar tidak merusak tanaman rumput di sekitar pusara.

"Makanya kadang-kadang kita pagi-pagi banyak bunga, kok tiba-tiba sore enggak ada? Ternyata sama petugas makam itu dimasukin ke karung supaya rumputnya tumbuh. Nanti kalau rumputnya sudah tumbuh bolehlah. Jadi kalau mau kasih bunga, bunganya mesti yang ada tangkainya dan ada namanya. Karena kemarin ada yang ngirim anggrek enggak tahu siapa, bagus banget lagi," jelasnya.

3. Gaya Busana "Gombrong" yang Menjadi Pengobat Rindu

Harry Kiss memiliki cara unik untuk tetap merasa dekat dengan putranya. Ia kerap mengenakan pakaian peninggalan Vidi, terutama baju-baju berpotongan longgar yang kini sangat nyaman ia gunakan.

"Vidi kan suka baju gombrong, jadi ini salah satu yang bisa dipakai. Mau pakai terus-terusan juga bisa," kata Harry Kiss sambil tersenyum.

4. Donasi Barang Peninggalan ke Panti Asuhan

Sebagai langkah untuk meringankan beban almarhum dan memberikan manfaat bagi sesama, keluarga memutuskan untuk menyumbangkan sebagian besar koleksi pakaian Vidi. Besbarini percaya bahwa membagikan barang-barang tersebut adalah keputusan terbaik daripada hanya menyimpannya di rumah.

"Sampai kemarin, sebagian sudah dikasih-kasihkan ke panti-panti. Alhamdulillah. Saya berprinsip kalau barang yang masih ada di rumah saya, karena bajunya gede-gede, sebaiknya barang-barang yang menumpuk diberikan kepada orang yang membutuhkan akan memanfaatkan dengan baik," ucap Besbarini.