Brilio.net - Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba'ul Hikam, Sidoarjo, Jawa Timur, menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9/2026). Para santri yang mengalami gangguan kesehatan kemudian dibawa ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Sidoarjo.
Keracunan MBG Ponpes Sidoarjo
© 2026 /YouTube/Liputan6 SCTV
Bupati Sidoarjo Subandi memastikan para santri yang mendapat perawatan telah memperoleh penanganan medis. Ia sekaligus meluruskan informasi mengenai adanya korban meninggal dalam peristiwa tersebut.
Bupati Sidoarjo Bantah Ada Korban Meninggal
Keracunan MBG Ponpes Sidoarjo
© 2026 /YouTube/Liputan6 SCTV
Subandi menyampaikan kondisi tersebut saat mendatangi RSUD Notopuro Sidoarjo untuk melihat langsung para santri yang sedang menjalani perawatan pada Selasa (1/9/2026).
"Tidak ada yang meninggal, semua pasien tertangani dengan baik. Kalau ada berita yang menyatakan ada yang meninggal, itu tidak benar,” kata Subandi setelah mengunjungi para korban di RSUD Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (1/9/2026), dilansir brilio.net dari Liputan6.com, Rabu (2/9/2026).
Menurut keterangan Subandi, sekitar 200 santri saat ini mendapat perawatan di RSUD Notopuro Sidoarjo. Selain itu, terdapat 15 santri yang dirawat di RS Delta Surya dan 58 santri lainnya berada di RS Islam Siti Hajar Sidoarjo.
Para santri yang tersebar di tiga rumah sakit tersebut masih berada dalam pemantauan tenaga medis. Penanganan diberikan berdasarkan kondisi kesehatan masing-masing pasien.
Kondisi Santri Mulai Membaik
Subandi menyebut perkembangan kondisi kesehatan para santri menunjukkan perbaikan. Sejumlah pasien bahkan sudah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit setelah dinyatakan dalam kondisi sehat oleh tim medis.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga mengimbau wali santri dan keluarga untuk tetap tenang selama proses penanganan berlangsung. Pemkab bersama rumah sakit terus melakukan pemantauan agar kebutuhan medis para pasien terpenuhi sampai kondisi mereka pulih.
"Santri yang masih membutuhkan perawatan akan tetap mendapatkan pengawasan dari pihak rumah sakit sebelum diperbolehkan kembali ke rumah," ujarnya.
Ambulans Masih Berdatangan ke Rumah Sakit
Hingga pemantauan pada pukul 21.50 WIB Selasa (1/9/2026), ambulans yang membawa santri masih terlihat memasuki area Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Notopuro Sidoarjo.
Di sisi lain, keluarga santri juga masih berada di sekitar rumah sakit. Sejumlah keluarga menunggu kabar mengenai kondisi anggota keluarganya yang tengah mendapatkan perawatan medis.
Kasus dugaan keracunan tersebut terjadi setelah para santri menyantap menu MBG pada Selasa (1/9/2026). Penanganan terhadap santri yang mengalami keluhan kesehatan masih berlangsung di sejumlah rumah sakit di Sidoarjo.
Recommended By Editor
- Detik-detik Sudaryono serahkan ompreng MBG ke Prabowo dan Gibran saat karnaval HUT Ke-81 RI
- Putusan MK: Anggaran MBG wajib dipisahkan dari dana pendidikan, berlaku paling lambat APBN 2028
- Kisah masa kecil Kepala BGN Sudaryono di Grobogan, rutin makan telur ayam sampai bisulan
- 5 Fakta Sudaryono resmi dilantik jadi Kepala BGN gantikan Nanik S Deyang
- Siapa pengganti Nanik S Deyang? Eks Kepala BGN bocorkan sosok yang disebut jadi penerusnya



